Dari Mana Mulai Belajar Bahasa Inggris?

Cukup banyak orang yang ingin bisa berbahasa Inggris bingung harus memulai dari mana. Pertanyaan tersebut jika diajukan kepada berbagai macam orang yang bisa  berbahasa Inggris, jawabannya akan berbeda-beda pula. Ada yang mengatakan mulai dari mempelajari vocabulary, ada yang menyuruh belajar tenses, ada yang mengusulkan langsung speaking saja, dan ada juga yang menyarankan mulai dari reading. dari mana mulai belajar bahasa inggris

Lembaga kursus dan sekolah-sekolah pun memulai dari cara yang bervariasi. Lembaga kursus bahasa Inggris ada yang fokus pada kemampuan speaking saja, ada yang mengajarkan semuanya, dan ada yang memusatkan pada persiapan ujian seperti TOEFL dan IELTS. Khusus untuk sekolah, walaupun sudah ditetapkan kurikulum oleh pemerintah, dalam prakteknya di dalam kelas tidak selalu turut pada panduan yang ditetapkan.

Sebenarnya untuk belajar bahasa Inggris kita harus mulai dari mana? Jawaban untuk pertanyaan tersebut kembali kepada tujuan kita belajar bahasa Inggris. Dalam tulisan kali ini, allenglish.info akan memuat informasi terkait dari mana harus memulai belajar bahasa Inggris.

Cara Belajar Natural

Jika kita ingin bisa berbicara dalam bahasa Inggris tentu kita harus belajar speaking. Untuk bisa berbicara atau speaking, secara alamiah kita harus menyimak atau listening terlebih dahulu. Hal ini berdasarkan fakta, ketika kita berbicara kita memproduksi kata-kata dan kalimat-kalimat yang berupa suara melalui alat ucap kita. Supaya bisa menghasilkan kata-kata dalam bahasa Inggris, tentu saja kita harus memasukkan kata-kata dan kalimat dalam bahasa Inggris ke dalam memori kita. Karena berupa suara maka cara memasukkannya adalah dengan listening.

Agar lebih mudah, kita perhatikan saja seorang bayi atau kita ingat lagi kondisi ketika kita masih kecil. Sebelum masuk sekolah kita sudah bisa berbicara dan berkomunikasi dengan orang lain. Seorang anak kecil biasanya sudah bisa berbicara menjelang usia dua tahun. Ketika bersekolah barulah kita belajar membaca atau reading dan menulis atau writing.

Jadi secara singkat untuk bisa speaking harus listening dulu, dan untuk bisa writing harus reading dulu. Lalu apakah untuk bisa speaking kita butuh waktu bertahun-tahun juga seperti seorang anak balita? Tentu saja tidak, karena kita sudah bisa berbicara dalam bahasa daerah kita masing-masing dan bahasa Indonesia, belajar bahasa Inggris akan lebih mudah dan cepat.

Untuk lebih mengoptimalkan kemampuan bahasa Inggris, kita bisa berlatih listen and answer sekaligus. Jadi tidak harus listening saja, Kita dengar dan kita ucapkan. Kita juga bisa memadukan semua komponen (listening-speaking-reading-writing) dalam satu sesi belajar. Misalnya, satu jam berlatih listening dan speaking, kemudian dilanjutkan dengan belajar reading dan writing.

Belajar Sesuai Kebutuhan

Selanjutnya kita juga belajar bahasa Inggris sesuai dengan kebutuhan. Misalnya, dalam waktu dekat kita akan mengikuti tes TOEFL, maka kita bisa mengikuti kursus persiapan TOEFL atau berlatih soal-soal TOEFL dirumah. Kelemahan cara ini adalah kita tidak terlalu menguasai bahasa Inggris. Kita hanya tahu pola-pola kalimat dan trik menjawab soal saja.

Bagaimanapun juga, bahasa Inggris pada dasarnya sebuah skill yang harus dilatih dan dipraktekkan. Jadi dari mana kita harus mulai belajar bahasa Inggris ? Mengutip kata-kata AA Gym, mulai dari diri sendiri, mulai dari yang mudah, dan mulai dari sekarang. 🙂