Tentang Listening

listeningSalah satu skill dalam pelajaran bahasa adalah listening. Skill ini merupakan komponen dasar bersama dengan speaking, reading dan writing yang harus dikuasai seseorang  agar bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan baik.

Listening sering dianggap sebagai suatu hal yang sulit dalam ujian kemampuan bahasa Inggris. Cukup banyak siswa yang mengeluhkan susahnya bagian listening pada ujian bahasa Inggris. Alasan yang sering muncul adalah pengucapan atau pronounciationnya kurang jelas. Mungkin juga ditambah dengan kualitas perangkat audio yang tidak memadai.

Seperti sudah disebutkan diatas, listening diujikan dalam ujian kemampuan bahasa Inggris seperti TOEFL, TOEIC dan IELTS. Bagian listening ini biasanya banyak dikeluhkan sebagai materi yang sulit bagi peserta test. Apalagi listening dalam pelajaran di sekolah cukup berbeda dengan listening dalam TOEFL atau IELTS. Ujian TOEFL dan IELTS bisanya memuat listening dalam percakapan sehari-hari, bahasa Inggrisnya tidak formal, tidak sama dengan pelajaran bahasa Inggris di sekolah yang menggunakan bahasa Inggris formal.

Listening sebenarnya bisa dikuasai asalkan mau dan sanggup berlatih. Listening memerlukan pembiasaan yang rutin dan tekun. Dalam berlatih listening seseorang harus ekstra sabar. Karena awal mulanya sangat sulit. Kita harus mendengarkan bunyi-bunyi ucapan kalimat yang tidak kita pahami.

Tetapi disitulah letak pentingnya listening. Listening butuh pengulangan. Listening butuh dilakukan berulang-ulang agar kata-kata, ucapan-ucapan dan kalimat yang awalnya tidak jelas itu pada akhirnya bisa dipahami. Seseorang harus sering terpapar bahasa Inggris agar kemampuan listeningnya meningkat.

Cara yang mudah untuk meningkatkan salah satunya adalah berada pada lingkungan yang berbahasa Inggris. Untuk berada pada lingkungan yang berbahasa Inggris tidak harus pergi keluar negeri. Rajin mendengarkan audio bahasa Inggris seperti siaran berita dan siaran radio saja sudah cukup membantu.

Listening merupakan unsur yang penting dalam percakapan. Mungkin banyak orang yang belajar bahasa Inggris maunya bisa berbicara saja. Ketika belajar listening tidak mau. Padahal, kemampuan listening adalah hal yang vital dalam conversation. Bukankah dalam sebuah dialog ada giliran berbicara dan ada giliran mendengarnya ? Belajar bahasa Inggris dengan fokus speaking saja tanpa listening adalah sia-sia.

Dan bukankah ketika belajar speaking kita juga melakukan listening ? Kita mendengarkan seperti apa kalimat diucapkan. Listening sejatinya adalah menyimak, tidak hanya mendengar. Listening membutuhkan respon dari apa yang didengar.

Bagaimana dengan anda sobat allenglish.info ? Apakah anda setuju listening itu penting ? Silahkan berikan komentar anda 🙂